Kisah Keimanan Asiyah Istri Firaun

Dunia Nabi ~ Asiyah adalah istri Firaun. Ia menikah dengan Firaun sejak usia masih sangat belia. Pada suatu ketika, Firaun mengetahui bahwa Asiyah menerima ajaran Nabi Musa dan beriman kepada Allah swt. Ketika itu, Firaun sangat marah kepada Asiyah.


Firaun meminta kepada ibu Asiyah untuk membujuk Asiyah. Namun, bujukan itu tidak berhasil. Asiyah tetap beriman kepada Allah. Firaun pun semakin murka. Ia memerintahkan pegawai istana agar menyalib Asiyah.

Di tengah kota Mesir, Asiyah disalib. Tangan dan kakinya dipaku di atas kayu yang melintang. Asiyah menahan sakit yang tiada terkira. Namun, ia tetap beriman kepada Allah. Siksaan kepada Asiyah ditambah. Asiyah dipaksa memakan roti yang asin. Selain itu, kulit kakinya juga dikoyak.

Nabi Musa menyaksikan kejadian tersebut. Ia pun berdoa agar Allah memberikan rahmat kepada Asiyah. Kemudian, Allah mengarak awan untuk melindungi Asiyah dari terik matahari.

Firaun kembali menyiksa Asiyah. Ia memerintahkan pengawalnya untuk melempar Asiyah dengan batu besar. Namun, Allah telah mencabut nyawa Asiyah sebelum batu mengenainya.

Asiyah merupakan perumpamaan bagi orang-orang yang beriman. Hal itu sesuai dengan ayat Allah, yaitu ayat 11 Surat At- Tahrim. Dan Allah membuat istri Firaun sebagai perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata, “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah disisi-Mu dalam taman firdaus, dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim (Al-Quran Surat At-Tahrim ayat 11).

Sumber : Peneguh Iman Islami oleh Sugiasih, S.Si.
Kamu sedang membaca artikel tentang Kisah Keimanan Asiyah Istri Firaun Silahkan baca artikel Dunia Nabi Tentang | Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Kisah Keimanan Asiyah Istri Firaun Sebagai sumbernya

Kisah Nabi Lainnya