Kisah Nabi Musa Dan Qarun

Dunia Nabi ~ Pada zaman Nabi Musa, ada  seorang yang kaya raya. Ia bernama Qarun. Allah mengaruniakan harta kekayaan yang sangat melimpah kepada Qarun. Qarun sangat membanggakan kekayaaannya. Ia pun hidup dengan penuh kemewahan.


Nabi Musa dan orang-orang beriman menasehati Qarun. Nabi  Musa berkata. “Jangan engkau terlalu bangga dengan kekayaanmu. Sungguh Allah tidak menyukai  orang-orang yang sombong dan angkuh.” Qarun berkata, “Sesungguhnya hartaku aku peroleh dari ilmu yang  aku kuasai”. Qarun sama sekali tidak mengindahkan nasihat itu.

Pada suatu ketika, Qarun keluar dari rumahnya. Ia diikuti dengan iring-iring para pengawalnya. Orang-orang miskin yang melihatnya sangat sedih dan iri. Mereka berkata, “Semoga kita dapat memiliki kekayan seperti Qarun. Ia benar-benar beruntung.”

Allah menurunkan hukuman bagi Qarun. Tanah disekitar gudang-gudang Qarun retak dan akhirnya amblas. Allah membenamkan Qarun dan kekayaannya ke dalam perut bumi.

Orang-orang miskin yang menginginkan kedudukan seperti Qarun menjadi insyaf. Mereka berkata, “Aduhai benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dia kehendaki. Aduhai, sungguh tidak beruntung bagi orang-orang yang mengingkari nikmat Allah.”

Kisah  Qarun ini diceritakan dalam Surat Al-Qashash ayat 76-82. “Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya dari azab Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya). Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun itu, berkata, “Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)”

Sekali pun kisah ini terjadi pada masa lampau, tetapi terdapat pelajaran yang sangat penting bagi kita yang hidup pada masa kini. Pada saat merasa dalam kemelaratan, kita akan merasa iri dengan orang yang memiliki kekayaan lebih. Ketika memiliki harta yang berlebihan, kita  akan melupakan Allah. Sungguh tidak beruntung bagi orang yang demikian.

Sumber : Seri Peneguh Iman Islami
loading...
Kamu sedang membaca artikel tentang Kisah Nabi Musa Dan Qarun Silahkan baca artikel Dunia Nabi Tentang | Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Kisah Nabi Musa Dan Qarun Sebagai sumbernya

Kisah Nabi Lainnya