Kisah Tiupan Sangkakala Menghancurkan Alam Semesta

Dunia Nabi ~ Nabi Isa yang diturunkan  oleh Allah swt ke Bumi telah berhasil membunuh Dajjal. Selanjutnya, manusia hidup dalam damai. Akan tetapi, kedamaian itu  tidak berlangsung lama. Allah swt mengirimkan angin sejuk yang datang dari arah kota Syam. Angin tersebut akan mencabut nyawa orang-orang yang beriman di semua tempat. Tidak satu pun nyawa terlewatkan, meskipun ia berada  di dalam gua yang sangat tertutup.

Ilustrasi oleh kucintaquran.blogspot.com
Setelah semua orang yang beriman meninggal dunia, dunia ini hanya tersisa  orang-orang yang ingkar  kepada Allah swt. Mereka hidup  dalam kehancuran, tidak ada lagi aturan yang membuat kedamaian dan kesejahteraan, mereka saling membunuh, menghancurkan hak-hak orang lain, dan berbagai tindak kejahatan  yang muncul.

Pada saat seperti itulah, setan muncul di tengah-tengah mereka. Setan itu memerintahkan mereka menyembah berhala. Padahal, mereka hidup di zaman yang serba modern dan sangat makmur. Mereka pun telah menjadi pengikut-pengikut setan yang sangat setia.

Dalam keadaan yang sangat menyesatkan itu, Allah swt menyuruh malaikat Israfil untuk meniup terompet  sangkakala.

Manusia yang pertama kali mendengarnya adalah seseorang yang sedang memperbaiki  telaga untanya. Seketika itu pula orang itu langsung mati. Tidak lama kemudian semua makhluk pun mati bergelimpangan. Gunung-gunung  berhamburan memuntahkan isi magmanya, lautan bergolak, langit runtuh dan benda-benda angkasa bertabrakan. Tidak ada satu pun makhluk yang kekal. Semuanya hancur binasa. Kejadian kiamat benar-benar dahsyat dan sangat luar biasa. Kehancuran alam semesta beserta isinya tidak dapat dihindari.

Selanjutnya, keadaan alam begitu sunyi, lalu Allah swt  menurunkan hujan gerimis, maka tumbuhlah  jasad-jasad manusia kembali ke asal mulanya.

Setelah itu, malaikat meniup terompet  untuk kedua kalinya saat itu pula bangkitlah  kembali jasad manusia dan dikumpulkan di padang  yang sangat luas, yaitu padang Mahsyar. Ditempat itu, manusia menunggu keputusan Allah swt, tentang tempat kembalinya yaitu di surga  atau di neraka jahanam.

Segala amal perbuatan manusia dihitung  dan ditimbang, manakah timbangan yang  lebih berat, amal kebaikan atau kejahatannya ?Jika amal kebaikkannya berat, orang itu akan masuk surga dan jika kejahatannya lebih berat, maka orang itu akan masuk  di neraka. Itulah balasan pada orang-orang selama hidup di dunia.
loading...
Kamu sedang membaca artikel tentang Kisah Tiupan Sangkakala Menghancurkan Alam Semesta Silahkan baca artikel Dunia Nabi Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Kisah Tiupan Sangkakala Menghancurkan Alam Semesta Sebagai sumbernya

Kisah Nabi Lainnya