Kisah Bani Israil Di Sinai

Dunia Nabi ~ Allah telah memerintahkan Nabi Musa untuk mengajak bani Israel masuk ke dalam wilayah Palestina. Allah telah menjanjikan bahwa kaum Bani Israel akan mendapat kebahagian dan ketentraman di wilayah Palestina.


Namun, bani Israel tidak mau masuk ke tanah suci Palestina. Mereka takut terhadap orang-orang dari Suku Kan’an di wilayah Palestina. Orang-orang Kan’an memang dikenal sebagai orang yang gagah perkasa. Mereka berkata “hai Musa, sesungguhnya di dalam negeri itu terdapat orang-orang yang gagah perkasa. Sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar dari tempat itu. Jika mereka keluar dari tempat itu, pasti kami akan memasukinya.” ( Surat Al- Maidah ayat 22).

Setelah itu, Nabi Musa berkata, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang negeri itu. Bila kamu memasukinya, niscaya kamu akan menang.” Bani Israel tetap menolak untuk masuk ke Palestina. Mereka justru meminta Nabi Musa dan Nabi Harun yang memeranginya. Mereka berkata, “Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya. Oleh karena itu, pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua. Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja” ( Surat Al- Maidah ayat 24 ).

Akhirnya Nabi Musa berdoa. “Ya Tuhanku, aku tidak menguasai, kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Oleh karena itu, pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu.” ( Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 25 ).

Allah swt, mendengar doa Nabi Musa. Allah berfirman, “(Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu. “ ( Al-Quran Surat Al- Maidah ayat 26).

Kaum Bani Israel hidup kebingungan di Sinai, tepatnya di kawasan padang At-Tiih, selama 40 tahun, mereka hidup tiada menentu dalam hal pangan ataupun tempat tinggal mereka.

Setalah empat puluh tahun berlalu, Allah mengganti mereka dengan generasi yang baru. Generasi baru itu adalah generasi yang taat kepada Allah swt.

Oleh Sugiasih, S.Si.
Kamu sedang membaca artikel tentang Kisah Bani Israil Di Sinai Silahkan baca artikel Dunia Nabi Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Kisah Bani Israil Di Sinai Sebagai sumbernya

Kisah Nabi Lainnya