Kisah Lengkap Thufail Bin Amru, Sahabat Nabi

Kisah Lengkap Thufail Bin Amru, Sahabat Nabi ~ Thufail bin Amru adalah seorang pemimpin Kabilah Daus pada zaman jahiliah. Ia mampu membaca  syair dan menyanyi dengan suara merdu. Pada suatu hari, Thufail dan pengikutnya pergi ke Mekkah untuk mengikuti suatu festival.


Di Mekkah, rombongan Thufail bertemu dengan para pemimpin kaum Quraisy. Rombongan Thufail disambut dan dilayani dengan baik oleh kaum Quraisy. Saat itulah, para pemimpin kaum Quraisy menjelek-jelekkan Nabi Muhammad. Thufail  juga  diminta untuk tidak mendengar perkataan Rasulullah.

Secara kebetulan, Thufail dan Rasulullah berada di tempat yang sama, yaitu  di masjid dekat Ka'bah. Thufail pun mendengar Rasulullah mengalunkan bacaan-bacaan Al-Quran dengan indah. Ia sungguh  mengagumi alunan indah itu.

Setelah itu, Rasulullah meninggalkan tempat itu. Secara diam-diam, Thufail mengikuti Rasulullah. Ia merasa yakin bahwa orang yang diikutinya adalah Muhammad yang banyak dibicarakan oleh kaum Quraisy. Pada saat Rasulullah hendak masuk rumahnya, Thufail memanggil Rasulullah dan menceritakan kaum Quraisy yang telah menjelek-jelekkannya. Setelah itu, ia bertanya tentang agama Islam. Selain menjelaskan tentang Islam, Rasulullah juga  membacakan ayat-ayat Al-Quran. Ia berkata, "Demi Allah, aku belum pernah mendengar bacaan seindah ini." Akhirnya, Thufail  menyatakan  keislamannya. Selama beberapa waktu, ia menetap di Mekkah untuk mempelajari agama Islam. Setelah itu, ia berpamitan kepada Rasulullah. Ia pun  bermaksud untuk  menyebarkan agama Islam pada keluarga dan pengikutnya di kampung halamannya. 

Setelah berhasil mengislamkan keluarga dan kaumnya, Thufail dan delapan puluh kaumnya  menghadap Rasulullah. Kemudian, Thufail dan kaumnya ikut serta dalam berbagai pertempuran,    termasuk penaklukan Kota  Mekkah. Thufail hidup hingga masa kekhalifahan Abu Bakar. Dalam perang di Yamamah, Thufail dan anaknya (Amr bin Thufail) ikut serta menumpas nabi palsu, Musailamah, dan pengikutnya. Dalam pertempuran  itu,  Thufail  gugur  sebagai   syuhada.  Sesuatu yang selama ini sangat ia inginkan. Sementara itu, Amr bin Thufail terluka dengan tangan terpotong  karena ditebas  oleh pedang  musuh.  Pada akhirnya, Amr juga  mati syahid dalam Perang  Yarmuk.
Pesan : "Bacaan Al-Quran dengan lagu yang indah dan suara yang merdu menunjukkan dalam agama pun ada seni suara."
Oleh Sugiasih, S.Si.
 
loading...
Kamu sedang membaca artikel tentang Kisah Lengkap Thufail Bin Amru, Sahabat Nabi Silahkan baca artikel Dunia Nabi Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Kisah Lengkap Thufail Bin Amru, Sahabat Nabi Sebagai sumbernya

Kisah Nabi Lainnya