Kisah Al-Alla’ bin Al-Hadhrami

Dunia Nabi ~ Namanya adalah Al-Alla’ bin Abdullah bin Amad bin Silmy Al-Hadrami. Keluarganya berasal dari Hadramaut, Yaman. Mereka  berpindah ke kota Mekkah. Al- Alla’ lahir di Kota Mekkah.


Al- Alla’ adalah orang yang memeluk agama Islam pada masa awal dakwah Islam. Ia menjalankan ajaran agama Islam dengan sepenuh hati.

Pada suatu masa, Rasulullah mengutus Al-Alla’ untuk mendatangi Al-Mundzir bin Sawy di Bahrain. Al-Alla’ membawa surat yang berisi tentang ajakan Rasulullah untuk memeluk agama Islam. Beberapa lama kemudian, Rasulullah menunjuk Al-Alla’ sebagai wali di Bahrain hingga pada masa pemerintahan Abu bakar. Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, Al-Alla’ diutus menjadi wali di Basrah. Ketika itu, ia menggantikan Utbah bin Ghazwan.

Al-Alla’ menghabiskan hidupnya untuk menegakkan agama Allah, ia terus berdakwah menyebarkan ajaran agama Islam. ia melakukan itu semata-mata untuk kejayaan agama Allah. Semoga Allah senantiasa merahmatinya.

Doa Al-Alla’ bin Al-Hadhrami

Pada suatu masa, Saham bin Munjab bergabung dengan bala tentara muslim pimpinan Al-Alla’ bin Al-Hadhrami. Ketika itu, bala tentara muslim dalam perjalanan ke tempat musuh.

Pada suatu ketika, mereka sampai di sebuah rumah. Mereka berteduh di tempat tersebut. Selesai shalat, Al-Alla’ berdoa agar Allah memberikan air untuk segala keperluan mereka. Setelah beberapa waktu, Al-Alla’ dan bala tentaranya meniggalkan tempat itu.

Tidak lama berjalan, mereka menemukan sungai. Al-Alla’ dan tentaranya segera mengambil air untuk kebutuhan mereka. Setelah berjalan beberpa lama, mereka sampai di Darin. Bala tentara Al-Alla’ dan tempat musuh dipisahkan oleh laut. Kemudian Al-Alla’ berdoa kepada Allah untuk memohon jalan menuju tempat musuh. 

Setelah itu, Al-Alla’ membawa bala tentaranya menyeberangi laut. Sekalipun menyeberangi laut, pelana kuda-kuda mereka tidaklah basah. Akhirnya, mereka sampai di tempat musuh. Mereka bertempur dan memperoleh kemenangan.

Dalam perjalanan pulang Al-Alla’ mengeluh sakit perut. Ia pun meniggal. Karena ketiadaan air, jenazah Al-Alla’ tidak di mandikan. Ia hanya dikafani dengan pakaian yang ia pakai dan segera dikubur. Bala tentaranya melanjutkan perjalanan. Tidak lama berjalan, mereka menemukan air yang banyak. Sebagian bala tentara pun kembali ke tempat Al-Alla’ dikuburkan.

Ketika sampai di tempat Al-Alla’ dikuburkan, mereka tidak menemukan kuburan Al-Alla’. Mereka pun keheranan. Salah seorang diantara mereka mengatakan bahwa Al-Alla’ berdoa agar Allah menyembunyikan jenazahnya bila ia meninggal. Ia tidak ingin auratnya terlihat oleh orang lain. Demikianlah tiga doa Al-Alla’ bin Al-Hadhrami dikabulkan.

Allah mengabulkan doa orang-orang yang beriman kepada Allah. Dalam Surat Al- Baqarah ayat 186, Allah berfirman, “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa  apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka  memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Oleh Sugiasih, S.Si.
Kamu sedang membaca artikel tentang Kisah Al-Alla’ bin Al-Hadhrami Silahkan baca artikel Dunia Nabi Tentang Yang lainnya. Kamu boleh menyebar Luaskan atau MengCopy-Paste Artikel ini, Tapi jangan lupa untuk meletakkan Link Kisah Al-Alla’ bin Al-Hadhrami Sebagai sumbernya

Kisah Nabi Lainnya